Posts

Pentakosta di masa Pandemi

  Pentakosta, hari ke lima puluh, hari turunnya Roh Kudus. Roh Kudus yang bagi umat Kristiani, adalah pengganti sementara kehadiran Tuhan Yesus Kristus, sambil menunggu kedatangannya yang kedua kali.  Tugas Roh Kudus ini lah yang seringkali kurang dipahami, dimengerti umat. Roh Kudus di saat masa pandemi ini , justru sangat kita perlukan. Karena dengan adanya Roh Kudus, Tuhan yang ada di dalam kita, kita memiliki keberanian, kekuatan untuk menjalani hidup masa pandemi.  Tidak sedikit, dalam keseharian kita, kita bertemu dengan orang yang putus asa. Mereka yang tidak punya pengharapan lagi. Bingung karena kehidupan mereka yang terpuruk, terlebih karena masa pandemi. Tidak bisa lagi mereka menabung, mereka menggantungkan hidupnya dari hari ke hari. Tekanan ekonomi kita rasakan terutama bagi mereka yang terkena dampak pengurangan karyawan. Tadinya mereka memiliki penghasilan, sekarang mereka bekerja serabutan.  Roh Kudus menguatkan mereka yang kesulitan ekonomi, dengan ...

Entrepreneur harus bangun pagi

  YOHANES 8:2  Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka. Meneladani Yesus,dan sangat mungkin berbagai tokoh agama lain yang menggunakan waktu mereka dengan sangat baik di pagi hari. Mereka menyediakan waktu untuk berdiam diri, berdoa dan bekerja.  Dia tidak membuang waktu dengan santai-santai di pagi hari, tetapi langsung bekerja. Dan pekerjaan Yesus pada waktu itu adalah mengajar, maka Dia sudah berada di Bait Allah, dan banyak orang datang kepadaNya dan mendengar Dia mengajar.  Jelas, kita pun demikian seharusnya. Tidak bisa santai dan malas di pagi hari. Pagi hari adalah penuh dengan kekuatan baru. Oleh karena itulah, saya selalu bangun pagi dan menggunakan waktu yang ada untuk melakukan banyak hal, dan menutupnya jam 8 atau jam 9 dengan menulis artikel.  Ternyata, banyak entrepreneur dunia lain pun juga menggunakan waktu mereka di pagi hari dengan sangat baik. Bill Gates menggunakan wakt...

Tugas dan Penuh Harapan, Makna di Balik Kenaikan Tuhan

  Tiap kali memasuki hari-hari setelah kebangkitan Tuhan Yesus, saya seringkali bergumul dengan apa yang menjadi tugas dan kewajiban saya sebagai orang Kristen.  Dan ternyata, ini juga yang digumuli oleh para pengikut, murid-murid Tuhan di waktu awal. Mereka mengharapkan Tuhan yang bangkit akan membebaskan dan menjadi Raja bagi mereka. Kebangkitannya membuktikan bahwa Dia berbeda dengan orang lain. Dan ini memberikan harapan besar bagi murid-muridNya di kala itu. Tapi Tuhan berkehendak lain, Dia menunjukkan di waktu yang ada, selama 40 hari, bagaimana seharusnya murid-murid menggunakan waktu mereka untuk mempersiapkan diri, menerima tugas baru, yang tidak mudah bagi semua. Yaitu mengabarkan Injil, mengabarkan kabar sukacita bahwa kebangkitanNya membebaskan umat manusia.  Dan ini yang Tuhan kehendaki sewaktu Dia terangkat ke surga, pertama adalah mengerti sesungguhnya bahwa Dia benar Tuhan, Dia telah bangkit dan sekarang naik ke surga. Ada kehidupan selepas kematian kita d...

Asal Bos Senang

Jawab raja Israel kepada Yosafat: "Masih ada seorang lagi yang dengan perantaraannya dapat diminta petunjuk TUHAN. Tetapi aku membenci dia, sebab tidak pernah ia menubuatkan yang baik tentang aku, melainkan malapetaka. Orang itu ialah Mikha bin Yimla." (1 Raja-raja 22:8) Sebagai atasan, apa yang ingin ada dengar ? Yang menyenangkan saja, atau yang buruk saja, atau malah tidak mau dengar keduanya ? Raja Israel kesal pada Mikha, karena hampir tidak pernah menyuarakan kebenaran. Apa yang disampaikannya, yang sebenarnya adalah perkataan Tuhan , tidak disukainya. Hingga dia merasa Mikha ini tidak seperti yang lain, nabi lain menyampaikan apa yang menyenangkan hati Raja. Bukankah seringkali kita sebagai atasan juga demikian. Kita lebih suka mendengar yang kita ingin dengar, kabar atau update yang baik. padahal tidak, banyak hal yang tersembunyi bila kita mendapati tim kita ABS (Asal Bos Senang) Mengapa demikian ? Mungkin saja karena mereka lebih suka membuat ABS agar mereka diangga...

Dia Bangkit dan Menang

  Selamat Paskah Saudaraku... Ucapan selamat Paskah, mungkin tidak nyaman diucapkan oleh sebagian orang non Kristen, karena disinilah puncak iman Kristen dinyatakan. Inilah yang membuat iman Kristen, dan Yesus Kristus sebagai sentral nya yang sangat berbeda dengan tokoh agama dan kepercayaan lain. Karena Dia Bangkit dari kematiannya, tepat tiga hari setelah kematianNya.  Ini yang tidak bisa diterima oleh agama dan kepercayaan lain. Dia yang adalah jalan keselamatan dan satu-satunya jalan bagi kehidupan kita.  Terlepas dari semua fakta yang ada. Kehadiran kembali Yesus, dari alam maut sungguh membuat dunia terhentak.  Dalam perjalanan hidup kita, kita akan dihadapkan dengan kenyataan ini, bahwa tidak banyak orang non Kristen seputar kita yang tidak suka, dan bahkan menghindarkan diri untuk mengucapkan Selamat Paskah. Sungguh mengakui Yesus bangkit dan menang juga merupakan tantangan dan pantangan bagi mereka.  Tapi untuk kita, umat Kristen, ini lah puncak iman ki...

Pemimpin Handuk dan Baskom

  Tidak banyak yang tahu, tapi sebagian besar pengikut Kristus mengenal siapakah ini   pemimpin   handuk dan baskom yang dimaksud.  Dalam kisah yang dituturkan dalam Yohanes 13:5 , Tuhan  Yesus  membasuh kaki para muridNya dengan bermodalkan handuk (kain yang diikat di pinggangnya) dan baskom. Sungguh sesuatu yang out of the box bagi pengertian pemimpin pada jamannya, bahkan hingga sekarang. Menjadi pemimpin, atau  boss  , seringkali dipahami akan dimengerti banyak orang, banyak orang mengikuti bicara dan pikirannya. Apa yang boss mau pasti akan diikuti dan dituruti. Bawahan pasti akan mengikuti perintah dari boss nya.  Nah ini yang berbeda dengan apa yang diajarkan oleh Yesus. Dia mengajarkan pemimpin, boss itu harus rendah hati, dan bersedia melayani bawahannya, membantu bawahannya. Tetap untuk mencapai tujuan bersama, tapi dengan caraNya sendiri.  Dan caraNya ini berbeda dengan apa yang dunia ajarkan. Pemimpin yang melayani, itulah in...

SALAH BERDOA KAN..

 Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu. (Yakobus 4:3) Kok doa saya tidak dijawab ya pak ? Pertanyaan simple yang sebenarnya juga sering saya tanyakan pada Tuhan.. Mengapa? Jangan-jangan seperti kata Paulus ini, kita salah berdoa.  Doa seharusnya merupakan komunikasi dua arah kita dengan Tuhan, dan artinya tentu ada harapan kita, dan ada juga harapan Tuhan kepada kita. Karena komunikasi, artinya kita sampaikan, kita dengar, dan kita berusaha mengerti. Demikian juga dengan Tuhan. Dia tentu sudah tahu isi hati dan otak kita, tapi Dia ingin kita sampaikan, itulah komunikasi kita dalam doa.  Permasalahannya sekarang, apakah yang kita sampaikan, yang ingin kita dengar, dan yang ingin kita minta Tuhan mengerti. Ini yang kebanyakan, 99% adalah mau nya kita sendiri, bukan mau nya Tuhan.  Maka Paulus jelas mengatakan, tidak menerima apa-apa, karena kita sa...