Posts

Showing posts from June, 2026

Dikenal Allah, Sukacita Sejati bagi Pengusaha

Image
  Yohanes 10:14 “Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.” Bagi seorang pengusaha yang sedang bimbang, ayat ini mengingatkan bahwa identitas kita bukan pertama-tama sebagai pemilik perusahaan, direktur, atau entrepreneur, tetapi sebagai domba yang dikenal oleh Sang Gembala Agung, Yesus Kristus. 1. Tuhan Mengenal Situasimu Lebih Dalam dari Siapa Pun Saat bisnis menghadapi ketidakpastian, cash flow menekan, proyek tertunda, atau pasar berubah, sering kali kita merasa sendirian. Namun Yesus berkata, "Aku mengenal domba-domba-Ku." Dia mengenal: Kekhawatiran yang tidak bisa Anda ceritakan kepada semua orang. Beban menggaji karyawan. Target yang belum tercapai. Ketakutan akan masa depan. Tuhan tidak hanya mengetahui laporan keuangan perusahaan Anda, tetapi juga kondisi hati Anda. 2. Tugas Domba Bukan Menentukan Jalan, Tetapi Mengikuti Gembala Banyak pengusaha stres karena merasa harus memiliki semua jawaban. Yohanes ...

Ayat Untuk Tim Yang Resign - Juni 2026

Image
 Filipi 3:13-14 "Terima kasih untuk setiap kontribusi, persahabatan, dan perjalanan yang telah kita bangun bersama. Kiranya Tuhan menuntun setiap langkah menuju panggilan yang lebih tinggi dan masa depan yang lebih besar. Tetap berlari dalam iman, terus bertumbuh dalam karakter, dan terus berdampak bagi banyak orang.** See You At The Next Level. God Bless You."

Yesaya 46:4 di Tengah Kekhawatiran Ekonomi Indonesia

Image
Yesaya 46:4 di Tengah Kekhawatiran Ekonomi Indonesia "Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu." (Yesaya 46:4) Ketika Berita Ekonomi Membuat Hati Gelisah Beberapa waktu terakhir, banyak orang merasa khawatir melihat kondisi ekonomi. Nilai tukar yang berfluktuasi, biaya hidup yang meningkat, persaingan kerja yang semakin ketat, serta ketidakpastian ekonomi global membuat banyak keluarga bertanya: "Apakah masa depan masih aman?" "Bagaimana jika usaha saya menurun?" "Bagaimana jika pekerjaan saya terganggu?" "Apakah anak-anak saya akan memiliki masa depan yang lebih baik?" Kekhawatiran seperti ini sangat manusiawi. Namun firman Tuhan dalam Yesaya 46:4 mengingatkan bahwa keamanan hidup kita tidak pernah bergantung sepenuhnya pada kondisi ekonomi, melainkan pada Tuhan yang memegang kehidupan ki...