Posts

Ayat Untuk Tim Yang Resign - Juni 2026

Image
 Filipi 3:13-14 "Terima kasih untuk setiap kontribusi, persahabatan, dan perjalanan yang telah kita bangun bersama. Kiranya Tuhan menuntun setiap langkah menuju panggilan yang lebih tinggi dan masa depan yang lebih besar. Tetap berlari dalam iman, terus bertumbuh dalam karakter, dan terus berdampak bagi banyak orang.** See You At The Next Level. God Bless You."

Yesaya 46:4 di Tengah Kekhawatiran Ekonomi Indonesia

Image
Yesaya 46:4 di Tengah Kekhawatiran Ekonomi Indonesia "Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu." (Yesaya 46:4) Ketika Berita Ekonomi Membuat Hati Gelisah Beberapa waktu terakhir, banyak orang merasa khawatir melihat kondisi ekonomi. Nilai tukar yang berfluktuasi, biaya hidup yang meningkat, persaingan kerja yang semakin ketat, serta ketidakpastian ekonomi global membuat banyak keluarga bertanya: "Apakah masa depan masih aman?" "Bagaimana jika usaha saya menurun?" "Bagaimana jika pekerjaan saya terganggu?" "Apakah anak-anak saya akan memiliki masa depan yang lebih baik?" Kekhawatiran seperti ini sangat manusiawi. Namun firman Tuhan dalam Yesaya 46:4 mengingatkan bahwa keamanan hidup kita tidak pernah bergantung sepenuhnya pada kondisi ekonomi, melainkan pada Tuhan yang memegang kehidupan ki...

Orang Kepercayaan

   Namun, dari seluruh bangsa ini harus juga kaucari orang yang terampil dan takut akan Allah, orang yang terpercaya, dan yang benci kepada suap." (Keluaran 18:21) Sudah berapa kali anda merasa sebagai  orang kepercayaan ? Dalam berbagai posisi kita, kita  pasti setidaknya pernah merasakan diberikan kepercayaan oleh orang lain.  Dalam perjalanan kami seminggu di China, saya bertemu dengan tokoh-tokoh yang menjadi kepercayaan dari atasannya, dari orang lain. Dan ini semua semata karena mereka memiliki tiga hal ini. Apa saja itu? 1. Terampil. Orang pertama merupakan orang yang telah ikut pimpinannya dari awal perusahaan anda. Tentu ada perbedaan, dibandingkan dengan orang yang baru saja bergabung. Namun ternyata,  kepercayaan itu bukan dari lamanya anda bekerja. Tapi dari berapa terampil, mampu, dapat diandalkan untuk menjadi orang yang diberikan kepercayaan lebih.  Mulai dari hal kecil. Ini yang saya lihat. Orang-orang terampil bukan karena  mereka...

Daily Report untuk Konsistensi - 9 Jan 25

Image
Ketika Daniel mendengar tentang hal itu, pulanglah ia ke rumahnya. Kamarnya yang di tingkat atas mempunyai jendela-jendela yang menghadap ke arah Yerusalem. Dan seperti biasanya, ia berdoa kepada Allahnya dan memuji-Nya tiga kali sehari dengan berlutut di depan jendela-jendela yang terbuka itu. (Daniel 6:10, BIS) Daniel adalah tokoh Alkitab yang dikenal karena konsistensi dan integritasnya dalam beriman kepada Allah, meskipun menghadapi berbagai tantangan di lingkungan yang tidak mendukung. Daniel ada dalam kondisi tertentu tetap bisa konsisten. Ketekunan dalam Doa. Daniel dikenal sebagai pribadi yang tekun berdoa. Ia berdoa tiga kali sehari, bahkan ketika ada larangan yang mengancam nyawanya. Ketekunan ini mencerminkan hubungan yang erat dan kepercayaan penuh kepada Allah. Konsistensi adalah sikap atau perilaku yang menunjukkan keteguhan, kestabilan, atau keseragaman dalam melakukan sesuatu. Dan ini juga yang saya lihat sudah berjalan selama ini. Konsistensi dapat menjadi faktor penti...

Alone we can do so little; together we can do so much - 7 Jan 25

Image
" Alone we can do so little; together we can do so much" Hellen Keller Memasuki tahun yang baru, seringkali kita membuat rencana kerja manajemen yang memiliki dua tipe ini, satu hanya copy paste, tidak ada perubahan, yang kedua, kebalikannya, berubah 100 persen, berbeda. 18  Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus. 19  Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus. Lukas 5:18-19 Cerita Lukas di atas, menggugah pemikiran saya, untuk berbuat out of the box. Rekan-rekan orang lumpuh tahu, mereka tidak akan bisa mencapai Tuhan Yesus dengan cara yang biasa, pasti tidak mungkin. Maka mereka melakukan hal yang out of the box, membongkar atap dan menurunkan kawan mereka. Yang menarik, kita...

Sampai Disini Tuhan Menolong Kita - 6 Jan 25

Image
Dalam perjalanan trip pagi in, saya kembali mendapatkan ayat ini. Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan menempatkannya di antara Mizpa dan Yesana. Ia menamainya Eben-Haezer, katanya, "Sampai di sini Tuhan telah menolong kita." (1 Samuel 7:12) Saya mendapatkan chat dari kawan lama, yang telah tidak ada kabarnya, hampir 5 tahun ini, dan terakhir kasusnya adalah membuat rekening perusahaan palsu atas nama rekening kami. Dia chat kembali untuk meminta pekerjaan. Dia telah 16 bulan di Jakarta dan menganggur. Saya tertegun, mau jawab apa. Lalu ayat ini muncul. Benarkah 16 bulan berlalu tanpa penyertaan Tuhan?   Eben-Haezer adalah nama dari sebuah batu yang didirikan oleh Samuel di antara Mizpa dan Yesana, sesudah orang Israel memukul kalah orang Filistin. Nama itu berarti 'Sampai di sini Tuhan telah menolong kita'. Tergambar beratnya situasi pada saat itu. Raja-raja orang Filistin bersatu menyerang orang Israel yang berkumpul di Mizpa dengan tujuan beribadah kepada Tuha...

Menyendiri Bukan Kabur - 4 Jan 25

Image
Lukas 4:42-43 (TB)  Ketika hari siang, Yesus berangkat dan pergi ke suatu tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mencari Dia, lalu menemukan-Nya dan berusaha menahan Dia supaya jangan meninggalkan mereka. Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus." https://alkitab.app/v/ec63adb947a7 Membaca ayat ini, saya jadi teringat, apa yang kita lakukan saat siang hari. Saat siang, kita sibuk bekerja, dan itu juga yang Tuhan Yesus lakukan saat itu. Dia sibuk bekerja, hingga saatnya Dia merasa perlu menarik diri dari kesibukan dan menyendiri. Mengapa menyendiri? Lepas dari hiruk pikuk kesibukan kerja, seringkali kita tidak memiliki waktu untuk diri kita sendiri, untuk membangun kembali apa yang ada di dalam kita. Bisa saja itu membaca, mempelajari hal baru, mereview apa yang telah dilakukan, dan banyak lagi. Intinya mencari dan membangun diri sendiri.  Apakah kita sebagai manajemen, leader, pernah mel...