Posts

Showing posts with the label entrepreneur

Hidup berkenan Allah

1 Tawarikh 28:20 (TB)  Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai. https://alkitab.app/v/70c49ad1a287 Rasa takut pada hal tertentu: takut kehilangan kedudukan, takut tidak kebagian proyek, takut hidup susah, takut tidak mendapat jodoh, takut ditinggalkan teman, dll. Seolah rasa takut tiada habis dalam hidup kita. Hal itu dapat menggerus iman dan menggeser prioritas kita, dari hidup yang meninggikan nilai, menjadi hidup yang membelakangi nilai; dari menghidupi kebenaran, menjadi pemanjaan hasrat yang menafikan kebenaran. Celakanya, kita tak selalu bisa menghindari hal-hal menakutkan seperti itu. Salomo rasakan itu. Mengemban tugas berat, penuh rintangan dan tantangan. Dan Daud mengingatkan dan menguatkannya. Pernahkah sada...

Apa nama usaha mu?

Kejadian 41:51-52 (TB)  Yusuf memberi nama Manasye kepada anak sulungnya itu, sebab katanya: "Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku." Dan kepada anaknya yang kedua diberinya nama Efraim, sebab katanya: "Allah membuat aku mendapat anak dalam negeri kesengsaraanku." https://alkitab.app/v/b6675ff7ae98 Pastinya, masing-masing dari kita telah memberikan nama kepada anak-anak kita dengan arti masing-masing yang kita inginkan, dan kita inginkan anak kita kelak. Nama mengandung arti. Demikian juga dengan usaha dan kegiatan ekonomi yang kita lakukan. Apabila anda diberikan kesempatan Tuhan untuk memiliki nama perusahaan sendiri, apa yang akan anda pilih? Nama perusahaan bukan semata agar mudah diingat. Nama juga merupakan kekuatan dan memiliki arti yang mendalam untuk para pemilik atau pembangun usahanya. Dan banyak hal bisa kita lihat, jauh sebelum konsep merek / brand terkenal dan diimplementasi orang. Kekuatan nama ...

Kaya tapi pelit

Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. (Amsal 11:24) Saya hanya bisa mengangguk, sekalipun dalam hati sempat tak percaya ketika seorang kerabat menceritakan adiknya yang baru saja meninggal. "Adik saya terkenal pelit, termasuk istrinya, " ujarnya dengan mimik serius. Sebenarnya secara materi sang adik hidup dengan materi berlimpah, tetapi ia menggenggam hartanya dengan begitu kuat. Harta yang akhirnya ditinggalkan untuk keluarganya karena ia harus menghadap Tuhan tanpa membawa apa-apa. Cerita diatas mungkin sering kita dengar. Kaya tapi pelit. Kaya tapi tidak membantu oranglain. Apakah kita seperti itu? Apakah kita akan membawa harta kita kelak waktu kita mati? 

Terang dunia

Lukas 8:16-18 (TB)  "Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya." https://alkitab.app/v/e60764e6dca6 Tugas utama gereja adalah menjadi terang dunia. Keadaan ini akan membuat terang akan selalu berperang dengan kegelapan dan akan mengusik zona nyaman kita. Terang akan membongkar semua tabiat buruk kita. Proses itu tidak nikmat. Namun, justru ini tugas utama kita sebagai gereja, yaitu membawa terang ke dunia. Berlaku juga sebagai pengusaha Kristen. Ki...

Permulaan belajar adalah hasrat ingin tahu

Semalam saya mendengar bahwa seorang coach meghabiskan Dan membaca 2 buku sehari. Dengan membaca , ia mendapatkan banyak hal baru. Ada lagi yang berkata, seorang entrepreneur sukses membaca banyak buku dibandingkan dengan orang biasa pada umumnya. Kemudian saya membaca bagaimana Tuhan Yesus juga menggunakan waktunya untuk belajar, yaitu membaca Dan mendengar Firman di bait suci. Semua ini menunjukkan sisi manusia Tuhan Yesus, di mass mudanya, sangat besar keingintahuannya. Ini juga berlaku untuk kita, apakah kita menggunakan waktu kita untuk terus belajar? Belajar tidak melulu harus membaca, bahkan mendengar pun juga menjadi cara kita belajar. Coba lihat apa yang kita lakukan dari pagi. Apakah kita mendengar music, berita, atau Firman Tuhan? Apakah kita membaca hal yang baik? Tetaplah jaga keingintahuan kita.