Posts

Dia ada di sana!

Jesus My CEO - 22 September 2008 Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia (Lukas 21:36) Nasihat untuk selalu berjaga-jaga ini Tuhan berikan kepada kita untuk selalu berdoa. Seringkali apa yang kita rasakan, kita jalani dalam keseharian kita, membuat kita lupa, bagaimana seharusnya kita hidup. Kita seolah hidup dalam dunia pada hari senin hingga jumat, dimana memang seluruh hidup kita dipacu untuk berlomba, bersaing, saling dorong, saling bunuh karakter, dan terus berusaha dengan berbagai cara menjatuhkan orang lain, dan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Tentu saja hal ini akan sangat bertentangan dengan hari sabtu (hari keluarga) dan hari minggu (hari ibadah).. Dimana kita berusaha sebaik mungkin menyediakan waktu, menghibur dan melakukan aktifitas bersama keluarga dan beribadah. Dan seolah lupa akan apa yang kita lakukan pada hari senin - jumat. Inil...

berdoa tak jemu..

JesusmyCEO - 20Sep2008 Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu -- Lukas 18:1 Baca lebih seru lagi hingga ayatnya yang ke 8, dan kita lihat betapa Allah akan mengindahkan, mempedulikan, memperhatikan, lebih jelas lagi mendengar seru doa kita yang siang malam berdoa padaNya. Apalagi mengulur-ngulur pertolongan kepada kita. Bandingkan dengan kita, yang seringkali melupakan Tuhan dalam hidup kita, kita yang lebih egois, mementingkan diri sendiri.. Kita yang sering mengulur-ulur pertolongan yang dapat kita lakukan untuk sesama kita. Aduh, malu nya kita. Menjadi seorang pimpinan pun, seringkali kita mendengar bawahan kita, orang di sekitar kita meminta -- hingga memohon sesuatu. Tapi masalahnya apakah sikap kita selanjutnya.

Sudahkah kita terima?

Jesus My CEO - 17 September 2008 Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. (Markus 11:24) Membaca ayat ini sungguh mengagumkan. Bayangkan saja, pertama - apa saja yang kamu minta (jelas kita banyak meminta dibandingkan memberi kepada Tuhan), kedua -- percayalah bahwa kita telah (baca: sudah) menerimanya. Apa saja yang kita minta sudah kita terima. Ketiga -- maka hal itu akan diberikan kepadamu. Dia akan (baca:telah) memberikannya untuk kita. Artinya, seringkali kita meminta, seolah kita telah (bahkan sudah) menerimanya. Wah, saya jadi malu nich, harus mengecek ulang dulu, apakah yang saya minta, benar saya sudah terima tetapi saya tidak atau kurang menyadarinya. Tapi ada satu hal yang saya minta, benar menjadi nyata. Saya meminta kepada Tuhan. Saya meminta dulu, yaitu menjadi pimpinan perusahaan. Dan benar, umur 30, Tuhan memberikannya. Tapi ada hal yang saya minta di mid 2004, be...

Kriten Bola!

Jesus my CEO - 16 Sept 2008 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah (Matius 26:41) Berjaga dan berdoa? Berapa sering kita seperti Tuhan Yesus, Dia bangun pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia pergi ke luar, ke tempat sunyi dan berdoa disana.. Bahkan, Dia yang adalah Tuhan saja masih berdoa dan memerlukan waktu khusus dan sunyi untuk berdoa. Tuhan Yesus yang 100% manusia dan 100% Allah itu merasa sangat perlu untuk berdoa, agar apa? Markus 1:38 menjelaskan maksudnya, bahwa Ia akan bepergian, memberitakan Injil, karena untuk itulah Ia datang. Artinya Ia telah memiliki rencana. Sama seperti kita, tiap hari sebagai pengusaha, kita pasti memiliki agenda, rencana mau melakukan ini dan itu, pergi dan bertemu dengan si ini dan itu. Tapi apakah tiap pagi kita mendoakannya? Apakah kita berpikir, bahwa apa yang kita rencanakan mungkin saja membuat kita jatuh ke dalam dosa? Inilah kelemahan kita sebagai manusia, kita...

Berkat simpan atau salurkan?

Jesus My CEO - 15 Sept 2008 Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya (Matius 21:22) Apa saja yang kita minta? Hidup penuh berkat, hidup bahagia? Ini yang senantiasa kita minta, apalagi? Bandingkan juga dengan Mazmur 128 "Berkat dalam Rumah Tangga" - Berbahagialah setiap orang yang takut akan Tuhan, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya ... artinya untuk mendapatkan berkat Tuhan, kita harus hidup takut akan Tuhan, mengikuti jalan yang ditunjukkan Tuhan. Kapan Tuhan menunjukkan jalanNya? Salah satunya adalah saat kita mendengar Firman Tuhan di gereja. Sudah rajinkah selalu kita ke gereja? Ayat 4 dari Mazmur tadi menjelaskan lebih lengkap, bagaimana seorang laki-laki akan diberkati, ayat 5 dan 6 - mungkin inilah tujuan hidup kita. Bagaimana kita tahu bahwa hidup kita tumbuh sejalan Kristus? Ada caranya, namanya barometer rohani. Apa saja? 1. Kerinduan untuk mengenal Allah Apakah kita rindu untuk mengenal Allah? 2. Kerinduan...

Pengusaha setia?

Jesus my CEO - 12 Sept 2008 Tuhan dekat kepada setiap orang yang berseru kepadaNya pada setiap orang yang berseru kepadaNya dalam kesetiaan. Mazmur 145:18 Setia? Mungkin tidak semua pengusaha setia. Tapi setia adalah bagian dari komitmen seorang pengusaha, unik bukan? Bagaimana mungkin, seorang pengusaha tidak harus setia. Ia harus setia mencari peluang baru, mencari klien baru, setia mengembangkan usahanya, setia menjaga usahanya.. Tapi mungkin juga ia tidak setia. Ia selalu mencari sumber / resources yang lebih murah - tidak melulu setia pada sumber nya yang biasa. Ia selalu mencari peluang diantara peluang, kesempatan diantara kesempatan, dan ini belum tentu setia. Nah, susah kan mencari pengusaha yang 100% setia. Bagaimana mungkin bisa bertahan apabila tidak setia, ataupun terlalu setia? Tapi ada satu kesetiaan yang dituntut dari seorang pengusaha. Setia berseru kepada Tuhan? Berseru dalam kesetiaan? Apa bedanya? Setia berseru kepada Tuhan, sedikit-sedikit minta dan berseru, terus ...

Apa balasku?

JesusMyCEO - 11 September 2008 Kehidupan Doa Pengusaha "Sebagai balasan terhadap kasihku mereka menuduh aku, sedang aku mendoakan mereka (Mazmur 109:4) Tiap hari kita mendapatkan 'ujian'. Kita mencoba menolong beberapa orang, dengan mencarikan mereka pekerjaan, menjadikan mereka karyawan kita, tetapi tidak semua hal baik yang kita lakukan akan diterima kembali oleh kita. Salah satu rekan saya menceritakan kesulitan nya bekerjasama dengan perusahaannya, dan akhirnya setelah berdiskusi, kami sepakat menerima nya sebagai karyawan. Perhatian yang besar kami berikan, mengingat ia memiliki potensi yang baik. Tapi ternyata, bulan-demi bulan, tidak berhasil dengan baik. Tidak banyak hal yang bisa kami buat, bahkan cenderung segala sesuatunya ditutupi. Tidak ada keterbukaan tentang kondisi sebenarnya, dan kami terus ditipu tentang kondisinya serta pekerjaan yang kami berikan kepada nya tidak berjalan. Disinilah kita mendapatkan ujian yang harus memutuskan yang terbaik, apakah kita ...