Tuhan Yesus juga memberikan motivasi, kekuatan, dan arahan bagi kita dalam menjalankan usaha dan bisnis. Untuk hal itulah blog ini ada. Selamat mengikuti.
Whatsapp: 08121057533
Translate
Be An Example
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Jadilah contoh
Dalam hidup kita, orang akan selalu memperhatikan kita
Terutama anda sebagai pemimpin, leader.
Mulai dari bagaimana anda berpikir, bertindak, berkata-kata.
Ketika Daniel mendengar tentang hal itu, pulanglah ia ke rumahnya. Kamarnya yang di tingkat atas mempunyai jendela-jendela yang menghadap ke arah Yerusalem. Dan seperti biasanya, ia berdoa kepada Allahnya dan memuji-Nya tiga kali sehari dengan berlutut di depan jendela-jendela yang terbuka itu. (Daniel 6:10, BIS) Daniel adalah tokoh Alkitab yang dikenal karena konsistensi dan integritasnya dalam beriman kepada Allah, meskipun menghadapi berbagai tantangan di lingkungan yang tidak mendukung. Daniel ada dalam kondisi tertentu tetap bisa konsisten. Ketekunan dalam Doa. Daniel dikenal sebagai pribadi yang tekun berdoa. Ia berdoa tiga kali sehari, bahkan ketika ada larangan yang mengancam nyawanya. Ketekunan ini mencerminkan hubungan yang erat dan kepercayaan penuh kepada Allah. Konsistensi adalah sikap atau perilaku yang menunjukkan keteguhan, kestabilan, atau keseragaman dalam melakukan sesuatu. Dan ini juga yang saya lihat sudah berjalan selama ini. Konsistensi dapat menjadi faktor penti...
Namun, dari seluruh bangsa ini harus juga kaucari orang yang terampil dan takut akan Allah, orang yang terpercaya, dan yang benci kepada suap." (Keluaran 18:21) Sudah berapa kali anda merasa sebagai orang kepercayaan ? Dalam berbagai posisi kita, kita pasti setidaknya pernah merasakan diberikan kepercayaan oleh orang lain. Dalam perjalanan kami seminggu di China, saya bertemu dengan tokoh-tokoh yang menjadi kepercayaan dari atasannya, dari orang lain. Dan ini semua semata karena mereka memiliki tiga hal ini. Apa saja itu? 1. Terampil. Orang pertama merupakan orang yang telah ikut pimpinannya dari awal perusahaan anda. Tentu ada perbedaan, dibandingkan dengan orang yang baru saja bergabung. Namun ternyata, kepercayaan itu bukan dari lamanya anda bekerja. Tapi dari berapa terampil, mampu, dapat diandalkan untuk menjadi orang yang diberikan kepercayaan lebih. Mulai dari hal kecil. Ini yang saya lihat. Orang-orang terampil bukan karena mereka...
Lukas 23:34 (TB) Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. https://alkitab.app/v/31a02f5b2d1e Pernahkah anda ditipu ? Kebanyakan faktor penyebabnya adalah faktor ekonomi. Bisa saja mereka adalah tim anda, mitra bahkan customer anda. Apakah kemudian kita mengampuni mereka yang telah menipu, mengecewakan, menyakiti kita? Ketika diminta mengampuni orang yang bersalah kepada kita, tidak jarang kita malah memberikan banyak alasan kenapa susah mengampuni orang itu. Namun, kalau kita melihat teladan Yesus, setidaknya ada satu alasan untuk mengampuni: karena orangnya mungkin tidak sadar bahwa tindakan mereka menyakiti kita. Inilah yang perlu kita sadari. Meneladani Yesus tidak mudah, tapi kita akan selalu diuji.
Comments